JAKARTA – Lembaga pembiayaan otomotif kini gencar menawarkan skema kredit mobil listrik dengan tenor super panjang hingga delapan tahun demi menekan angka cicilan bulanan agar terlihat murah dan ramah di kantong konsumen kelas menengah.

Mimpi Buruk Degradasi Baterai Sebelum Utang KTA Lunas
Para pengamat finansial mengendus adanya bahaya besar di balik tenor panjang ini. Berbeda dengan mobil bensin, baterai EV mengalami penurunan kapasitas (*degradasi*) yang pasti tiap tahunnya. Risiko terbesarnya adalah performa baterai sudah drop di tahun kelima pemakaian.
“Sungguh sebuah tragedi keuangan jika Anda masih harus membayar cicilan mobil ke bank selama tiga tahun ke depan, padahal baterai mobil tersebut sudah mati.”
Strategi Perlindungan Nilai Aset Bergerak
Konsumen disarankan untuk tidak mengambil tenor kredit EV di atas masa garansi resmi baterai dari pabrikan (biasanya maksimal 5-8 tahun). Memaksa mengambil cicilan panjang demi gengsi tanpa menghitung umur kimia baterai adalah jebakan pemiskinan struktural baru.
