BANDUNG – Modus pencurian kendaraan bermotor kini telah berevolusi total dari penggunaan kunci T manual menjadi serangan siber canggih berbekal laptop dan pemancar sinyal gelombang radio, atau dikenal dengan istilah *Carjacking Digital*.

Eksploitasi Celah Keamanan Sistem Keyless Entry
Pencuri modern memanfaatkan kelemahan enkripsi pada fitur *Keyless Entry* dan aplikasi pengendali mobil di smartphone. Hanya dalam waktu kurang dari satu menit, peretas bisa menggandakan kode digital kunci mobil Anda tanpa perlu menyentuh fisik kendaraan sama sekali.
“Teknologi kenyamanan tanpa kunci mekanis justru membuka pintu gerbang selebar-lebarnya bagi sindikat kriminal siber profesional untuk membawa kabur aset berharga Anda.”
Kerugian Finansial dan Mahalnya Biaya Enkripsi Baru
Dampak finansial dari fenomena ini tidak hanya hilangnya unit mobil, melainkan melonjaknya biaya premi asuransi siber khusus otomotif. Pabrikan kini berlomba menjual paket pembaruan sistem keamanan perangkat lunak terenkripsi militer dengan biaya langganan tahunan.
